
Jakarta –
Wakil Ketua MPR RI Amir Uskara mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat edukasi dan literasi produk keuangan terhadap masyarakat. Dia juga mengajak perbankan, asuransi, perusahaan pembiayaan dan yang lain untuk melakukan upaya serupa.
“Hal itu sungguh saya tekankan, alasannya yakni di sekarang ini masih banyak permasalahan dan kendala di industri ini. Seperti, kendala gagal bayar asuransi yang menghasilkan nasabah gundah dan kecewa. Saya khawatirkan seringnya kendala menyerupai itu, akan menurunkan doktrin dan minat masyarakat. Dampaknya, akan menghantam industri keuangan sendiri. Sementara kita ingin industri itu survive,” katanya dalam keterangannya Sabtu (16/3/2024).
Anggota dewan perwakilan rakyat RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dapil Sulsel I ini pun menyarankan agar pelaku industri keuangan berkontribusi dalam memperbesar pengetahuan masyarakat. Tidak cuma saling berlomba memperbanyak nasabah dan memberi iming-iming untung.
“Dari hal kecil saja. Yakni, di saat penandatanganan kontrak, industri mesti memandu agar nasabah membaca secara seksama dan mengerti semua klausul dan isi dari berkas yang hendak ditandatangani. Selain itu, industri mesti menyediakan klarifikasi soal laba sekaligus resiko-resiko produk yang hendak dibeli nasabah,” ujar Wakil Ketua Komisi XI dewan perwakilan rakyat RI ini.
Baca juga: PPHN Disebut Harus Memuat Target Pembangunan Bangsa yang Terarah |
Amir Uskara menganggap hal itu sungguh penting, terlebih menyaksikan tak sedikit penduduk yang masih minim pengetahuan seputar produk keuangan yang telah dan akan mereka beli. Dia menyebut sebagian besar pemberitahuan yang didapat penduduk berasal dari biro atau marketing saja.
“Masyarakat juga saya harapkan, juga mesti bijak sebelum berbelanja atau menggunakan produk industri keuangan. Masyarakat mesti memperdalam pengetahuan juga. Antara lain, dengan meminta pemberitahuan eksklusif dari industri atau dengan mengontak OJK meminta penjelasan. Pengetahuan yang bagus mengenai produk industri keuangan, akan mempertahankan penduduk dari banyak sekali tragedi negatif di saat klaim terjadi menyerupai gagal bayar itu,” terangnya.
Politisi PPP itu menganggap tugas OJK selama ini telah cukup baik, cuma saja belum maksimal. Karena itu, kata dia, di setiap Raker dewan perwakilan rakyat dengan OJK, dewan perwakilan rakyat sungguh mendorong dan mengupayakan untuk lebih menaikkan kinerja dan tugas OJK.
Baca juga: Baru Dilantik Makara Wakil Ketua MPR, Amir Uskara Singgung Wacana PPHN |